Bantul, Yogyakarta — Upaya peningkatan kualitas pendidikan di era digital terus digencarkan melalui kegiatan pengembangan wawasan dan kompetensi pendidik. Salah satunya diwujudkan dalam Seminar “Sinergi Growth Mindset dan Artificial Intelligence dalam Pendidikan” yang diselenggarakan pada 22 November 2025 di PKBM Al Mustajab, Bantul, Yogyakarta.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber, Dwipa Sumantri dan M. Wagio, yang membahas pentingnya kolaborasi antara pola pikir berkembang (growth mindset) dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pendidik agar mampu menghadapi tantangan pembelajaran di era digital secara adaptif dan inovatif.


Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa sinergi antara growth mindset dan AI menjadi kunci untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. AI dinilai dapat membantu proses belajar melalui berbagai inovasi teknologi, sementara growth mindset berperan dalam membentuk sikap terbuka guru dan siswa terhadap perubahan serta tantangan baru.
Seminar ini juga menekankan bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan tidak hanya berfokus pada kecanggihan alat, tetapi juga pada kesiapan mental dan pola pikir pendidik. Dengan pola pikir berkembang, guru diharapkan mampu memanfaatkan AI secara bijak sebagai pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran pendidik.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Meta Edukasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi digital dan kualitas pembelajaran, khususnya bagi pendidik dan peserta didik di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

